f BO itu Apa Seh ? - SEJARAHBIMA.COM | Mengupas Sejarah, Budaya dan Pariwisata

Header Ads

BO itu Apa Seh ?

62246636_10206105764358644_1528779152151281664_nMasyarakat Bima patut bersyukur masih memiliki catatan kuno yang merekam perjalanan sejarah masa silam. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, harus diakui bahwa leluhur masyarakat Bima telah berupaya keras mengabarkan kisah masa lalu dalam bentuk catatan BO kepada generasi kini dan akan datang.




Hilangnya peradaban sebuah negeri salah satunya disebabkan hilangnya catatan tertulis yang merekam catatan sejarah masa silam.Bima memiliki BO sebagai bukti bahwa tanah Bima memiliki peradaban tinggi di masa silam.

Ada beberapa definisi tentang BO. Ada yang berpendapat bahwa BO berasal dari kata Tambo. Ada juga pendapat bahwa BO berasal dari kata Stam Boom. Ada juga yang berpendapat BO berasal dari kata Book atau Boek.Tetapi menurut Lalu Massir Q Abdullah, BO justru berasal dari Bahasa Bima lama yaitu BO itu sendiri yang berarti kumpulan catatan peringatan tentang sesuatu peristiwa dan keadaan yang menjadi pedoman untuk masa selanjutnya. (Lalu Massir Q.Abdullah, Mengenal BO Catatan Kuno Daerah Bima.. 18)

Selanjutnya Massir membagi BO ke dalam 4 jenis BO yaitu BO Sangaji Kai, BO Bicara Kai, BO Bumi Luma dan BO Qadli. Sebenarnya ada satu lagi jenis BO yang berkembang di keturunan orang orang Melayu yaitu BO Melayu atau BO Penghulu yang isinya tentang silsilah keturunan Melayu dan perayaan Hanta UA PUA. Namun Massir hanya mengelompokkan 4 jenis BO dengan istilah BO Dana Mbojo..

BO Sangaji Kai adalah BO yang ditulis atas perintah Sultan tentang peristiwa penting yang terjadi. BO Bicara Kai adalah BO yang ditulis atas perintah Ruma Bicara atau perdana Menteri. Kedua BO ini ditulis oleh Juru tulis istana yang disebut Bumi Parisi.

BO Bumi Luma pencatatanya dilakukan oleh Bumi Luma berkaitan dengan pelaksanaan hukum Adat tanah Bima.Sedangkan BO Qadli ditulis oleh Qodli atau hakim kerajaan yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan, syiar islam dan masalah yang berkaitan dengan penerapan hukum islam.

BO ditulis pertama kali pada abad XV menggunakan daun Lontar pada masa La Mbila Ma Kapiri Solor putera dari Bilmana. Pada zaman Raja Mantau Asi Sawo penulisan BO bercampur antara huruf Bima dengan Bugis. Namun sayang BO ini sudah tidak ada lagi akibat kebakaran Istana Bima pada tahun 1918.

BO yang masih ada hingga saat ini ditulis dengan aksara Arab Melayu atas perintah dari Sultan Bima kedua Abdul Khair Sirajuddin( 1640-1682).Peristiwa itu terjadi pada 15 hari bulan Muharam 1055 Hijriah( tahun alif) waktu dohor.

salam,

Alan Malingi

Sumber :

1. Lalu Massir Q Abdullah, Mengenal BO Catatan Kuno Daerah Bima
2. Abdullah Tayib, BA, Sejarah Bima Dana Mboj

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.