f Gajah Mada Dalam Tutur Masyarakat Kota Bima - SEJARAHBIMA.COM | Mengupas Sejarah, Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Gajah Mada Dalam Tutur Masyarakat Kota Bima

65173130_2276914945726770_6640981800053112832_nRagam kisah tentang Gajah Mada ini cukup menarik. Jika di Padende Kabupaten Bima dan di Hu'u Kabupaten Dompu punya fersi masing masing dan bahkan mengklaim kuburan Sang Mahapatih ada di dua wilayah itu, maka di seputaran Kota Bima juga memiliki kisah tentang Gajah Mada.Beberpa sumber yang sempat saya wawancarai tentang hal ini seperti Almarhum H.M.Amin Yacub, dan Umar Idris Sadia serta H.Abubakar Ismail Penaraga Kota Bima menceritakan bahwa sosok Gajah Mada adalah seorang sakti mandra guna dan memiliki postur yang tinggi besar serta kuat tenaganya. Kakinya besar seperti gajah. Telinganya pun lebar.






Pada suatu ketika, ada perlombaan Mpa'a Lanca atau permainan adu betis. Gajah Mada pun ambil bagian dalam pertarungan itu. Tidak seorang pun yang mampu mengalahkannya. Akhirnya dia dihadapkan pada Raja Bima.

" cou ngara nggomi"?
( siapa namamu?)
" Mada La Gaja, Ruma."
( Saya La Gaja, tuanku") Jawab Gajah Mada.

Akhirnya Gajah Mada dengan sejumlah pemuda yang ikut dalam permainan Lanca dikirim ke Majapahit untuk membantu kerajaan itu sekaligus membawa kuda Bima sebagai kuda perang. Di Jawa nama La Gaja cukup tenar dengan nama Gajah Mada.

Kisah ini terputus meskipun Gajah Mada kembali Ke Bima namun tidak diceritakan dimana makam dan sebab sebab kematiannya.

Kota Bima, 20 Juni 2019

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.